Langsung ke konten utama

" Artikel Argumentasi Gedjet"

Topik : "Pengaruh Gadget Pada Anak"



PENGANTAR:

Penggunaan gadget pada anak sekolah menuai banyak pendapat. Kita ketahui bahwa anak zaman sekarang sudah banyak yang menggunakan gadget pribadi. Penggunaan gadget pada anak memiliki beragam pandangan. Sebagian orang berpendapat bahwa gadget pada anak sekolah dapat memiliki manfaat begitu banyak.

Salah satunya mereka dapat memperoleh ilmu atau informasi secara cepat. Namun, sebagiannya lagi berpendapat bahwa anak yang masih sekolah jangan diberikan gadget pribadi. Hal ini karena dikhawatirkan mereka terlalu fokus bermain gadget sehingga tidak konsentrasi pada saat pelajaran.

Dengan demikian kita kembalikan permasalahan ini kepada orangtua, jika memang orangtua sepakat memberikan gadget kepada anak maka harus memperhatikan secara ekstra agar tidak kecanduan gadget terutama game.


PRO :

Tak dapat dipungkiri, gadget dapat membuat anak jadi lebih pintar. Balita masa kini belajar bahasa, bentuk, lagu, hitungan, dan banyak hal lain dari aplikasi yang ada di gadget. Untuk anak sekolah pun, pilihan yang tersedia untuk sarana belajar anak lebih bervariasi. Bahkan, beberapa sekolah telah memiliki aplikasinya masing-masing. Dalam hal ini, menjauhkan anak dari gadget hanya akan membuat mereka kesulitan dengan sistem sekolah yang sekarang ini serba komputerisasi. Bahkan, tak sulit menemukan anak-anak yang pada akhirnya lebih jago dalam hal teknologi melebihi orangtuanya di usia muda. Rasanya, menciptakan orang-orang seperti Bill Gates-nya Windows, Steve Jobs-nya Apple, dan Linus Torvalds-nya Linux bukanlah hal yang mustahil. Jalan tengah menyikapi gadget untuk anak “KARENA GADGET” adalah hal yang tidak dapat ditinggalkan sepenuhnya dan tidak selalu membawa pengaruh baik, maka perlu adanya pembatasan dalam penggunaannya.


KONTRA :

banyak orang mengatakan bahwa era digital membuat anak berpikir tentang hipokrisi orangtua.

Orangtua bilang, jangan pakai gadget di meja makan, tapi dia sendiri menerima telepon. Mengapa anak kecil dan orang dewasa punya wewenang yang berbeda dalam hal ini? Bukankah itu penyalahgunaan wewenang?” 

Kepada Time, Steiner-Adair juga mengatakan bahwa bibit hipokrisi orangtua juga berpengaruh kepada anak di masa depan karena anak bisa berpikir bahwa menjadi dewasa bisa berarti mereka tak perlu mengikuti aturan lagi.

Bagi balita, memainkan layar sentuh bisa berarti mencari koneksi dari orangtua karena balita juga menginginkan apa yang selama ini menjadi fokus perhatian orangtuanya. Bahkan, praktisi kesehatan anak, Aby League mengatakan bahwa teknologi malah akan merusak otak anak dan membuat anak menderita penyakit mental.


ARGUMENTATIF :

Gadget adalah sebuah perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus yang mempunyai banyak kegunaan. Yang terdapat di gadget adalah handphone smartphone Blackberry, Iphone, laptop, notebook dan lain-lain. Fungsi dari gadget tergantung kepada pengguna itu sendiri. Tidak dipungkiri bahwa selain sebagai alat komunikasi dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Pada era IT teknologi gadget pada zaman sekarang mengalami perkembangan yang sangat pesat dan canggih, yang telah melanda semua penjuru di dunia tak terkecuali Indonesia. Indonesia pun ikut serta meramaikan kecanggihan gadget. Gadget belakangan ini sangat hangat diperbincangkan, karena untuk zaman sekarang gadget tidak hanya untuk fashion tetapi sudah kebutuhan. Tidak hanya kalangan remaja tetapi juga orang dewasa dan anak-anak pun tidak ingin ketinggalan akan teknologi gadget, namun banyak orang mengatakan Isu bahwa kecanduan gadget yang tinggi dapat berkontribusi terhadap masalah kesehatan mental.Penggunaan gadget yang berlebihan akan membawa dampak buruk bagi perkembangan sosial dan emosional anak. Dampak buruk penggunaan gadget pada anak antara lain anak menjadi pribadi tertutup, gangguan tidur, suka menyendiri, perilaku kekerasan, pudarnya kreativitas, dan ancaman cyberbullying.


KESIMPULAN :

Pengaruh positif dan negatif gadget modern terhadap perkembangan anak. Orang tua perlu mewaspadai efek tersebut agar dapat membantu anaknya menggunakan gadget dengan cara yang bermanfaat bagi perkembangannya.

Komentar