"Persahabatan tidak dilihat dari apa dan siapa kita, tapi bagaimana kita memperlakukan mereka sebagai sahabat kita." Pertama kali aku menginjakkan kaki ku di Universitas HKBP Nomensen, aku tak pernah berharap menemukan sosok teman maupun sahabat. Karna banyak pengalaman orang yang ku dengar, bahwa pertemanan di kuliah itu tidak ada yang benar2 nyata alias fake. Di awal aku masuk kuliah aku tidak mempunyai teman satu pun tidak ada yang ku kenal di kampus, tapi setelah aku mau mencari ruangan di depan biro aku bertemu dengan salah satu perempuan yang bernama Nurliana Sipayung dan aku bertanya soal ruangan ternyata kami satu ruangan/kelas dari perjumpaan itulah kami jadi berteman dan ternyata dia orang Simalungun kami punya ahap dalam artian kami punya rasa Simalungun dan tak lama kemudian kami juga sama-sama mengikuti satu organisasi yaitu organisasi Himapsi. Dari awal masuk kampus dialah teman ku apa pun kegiatan atau organisasi kami selalu berdua sebelum kami mengenal teman ...
Semangat baru awal yang baru